Selasa, 25 Oktober 2016

Bisa Jauh Dari Gadget ? Kenali Beberapa Manfaat Ketika Kamu Mulai Tidak Bergantung Lagi Pada Gadget mu

MANFAAT MENGHILANGKAN KECANDUAN GADGET




Di masa globalisasi seperti sekarang ini kebutuhan akan gadget seperti smartphone,laptop, ataupun tablet PC semakin meningkat. Gadget seolah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Bagaimana tidak jika di kehidupan sekarang ini kita dituntut untuk serba cepat. Kita dituntut untuk terus mengikuti segala perkembangan informasi agar tidak tertinggal. Segala sistem sudah dilakukan secara online. Untuk bertransaksi melaui bank dapat menggunakan layanan e-banking,untuk membantu kegiatan belajar mengajar dapat digunakan layanan e-learning,untuk membaca berbagai artikel dan buku dapat digunakan layanan ebook,untuk berkomunikasi dengan banyak orang dapat menggunakan sosial media,berbelanja pun dapat dilakukan secara online dan masih banyak lagi contoh lainnya. Segala layanan tersebut dapat kita akses hanya dengan gadget dan koneksi internet. Itulah mengapa gadget menjadi barang kebutuhan wajib ada. Ada juga beberapa orang yang memiliki gadget hanya untuk menaikkan status sosial mereka. Mereka beranggapan semakin canggih atau mahal gadget yang mereka punyai semakin membuat mereka terlihat “high class” dan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Sering kita jumpai di cafe atau di tempat-tempat lain ketika ada beberapa orang sedang berkumpul dengan teman lama mereka,sebagian dari mereka malah asyik dengan gadget masing-masing. Waktu yang seharusnya diluangkan untuk saling menanyakan kabar,saling bercanda dan menceritakan pengalaman terbuang sia-sia hanya karena sibuk dengan gadget. Gadget dapat kita operasikan dimanapun dan kapanpun. Yang terpenting adalah kita dapat membuat waktu yang kita luangkan untuk bertemu denga teman menjadi lebih berkualitas.
Marilah kita koreksi kembali. Sudahkah kita gunakan gadget secara bijak ? sudahkah kita memaksimalkan penggunaan gadget untuk hal-hal yang bermanfaat ? ataukah gadget malah menghambat kita untuk menjadi lebih produktif ? apakah gadget hanya kita gunakan untuk megukur kelas atau status sosial ? tanyakan lah hal tersebut pada diri kita masing-masing.
Penggunaan gadget haruslah terkontrol dan terstuktur. Apa artinya ? gadget harus dapat memberi manfaat,memberi dampak positif dan digunakan seperlunya. Fenomena yang terjadi di masyarakat khususnya pada remaja Indonesia terhadap penggunaan gadget masih jauh dari yang diharapkan. Kebanyakan dari mereka menggunakan gadget sebatas untuk online pada akun sosial media yang mereka miliki dan bermain game online bahkan hingga ber jam-jam. Tidak hanya pada kalangan remaja,bahkan orang yang sudah dewas pun juga terkadang lupa waktu ketika sudah asyik dengan gadget. Hal tersebut tentu saja menghambat mereka untuk menjadi lebih produktif. Pekerjaan yang seharusnya bisa cepat selesai menjadi terhambat karena terlalu asyik dengan gadget dan menggunakannya untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Ketergantungan pada gadget membentuk pola pikir mereka bahwa mereka seakan tak bisa hidup sehari tanpa gadget. Lebih baik dompet yang tertinggal daripada gadget. Hal tersebut sudah menimbulkan tingkat ketergantungan terhadap gadget yang tinggi.
Sebenarnya banyak manfaat yang akan diperoleh ketika kita tidak terlalu bergantung pada gadget. Berikut akan diuraikan beberapa manfaatnya
1.  Lebih menghargai waktu
Bagi orang yang sudah menyadari bahwa selama ini gadget tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat dan mulai meninggalkan gadget Ia akan lebih menghargai setiap waktu yang ada. Mereka akan menggunakan gadget hanya untuk kebutuhan mendesak saja dan yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Selebihnya ia tidak akan menggunakan gadget. Sehingga setiap pekerjaan mereka tidak akan terhambat hanya karena terlalu asik dengan gadget
2.    Lebih suka bersosialisasi secara nyata daripada hanya melalui dunia maya
Interaksi secara langsung memiliki beberapa keuntungan diantaranya kita dapat menilai bagaimana karakter sesungguhnya dari seseorang. Melalui kontak mata dan gestur tubuh ketika berbicara sudah dapat menggambarkan kepribadian seseorang meskipun hal tersebut juga bukan penilaian mutlak terhadap kepribadian seseorang. Dengan bertatap muka secara langsung keakraban lebih mudah terjalin. Dengan terciptanya keakraban menciptakan suasana yang lebih santai sehingga banyak hal dapat didiskusikan. Saling bertukar pengalaman dan menceritakan hal-hal konyol yang pernah dialami tentu lebih seru jika dilakukan dengan tatap muka secara langsung.
3.   Dapat mengembangkan  potensi yang dimiliki
Setiap orang tentu memiliki hobby atau kegemaran. Kegemaran adalah suatu kegiatan yang paling disukai dan tidak menimbulkan kebosanan ketika dilakukan berulang-berulang. Bahkan kegemaran menumbukan kegairahan  tersendiri. Kita selalu merasa bersemangat ketika melakukan kegemaran tersebut. sayangnya,banyak yang menganggap bahwa kegemaran hanya sekedar aktivitas di sela-sela kesibukan padahal jika ditekunui,kegemaran dapat mendatangkan keuntungan. Untuk dapat menekuninya dibutuhkan niat yang sungguh-sungguh. Selalu berpikir optimis bahwa selama kita ada niat,kita mampu melakukannya. Gunakan waktu luang untuk menekuni kegemaran daripada untuk bermain gadget dan menggunakannya untuk hal yang tidak berguna. Ingatlah selalu bahwa keberhasilan tidak diperoleh dengan cara bermalas-malasan.
4.  Lebih tenang hidupnya
Seperti yang dipaparkan pada penjelasan diatas bahwa kini orang beranggapan bahwa tanpa gadget mereka akan mati gaya. Artinya  mereka akan gelisah ketika tidak membawa gadget. Padahal hidup mereka tidak bergantung pada gadget. Misal ketika tersesat di jalan masih bisa bertanya pada orang di sekitar tanpa harus menggunakan aplikasi GPS pada Smartphone. Gadget juga bukan suatu perangkat yang dapat meningkatkan kepercayaan diri. Dengan jauh dari gadget otomatis akan menjauhkan kita dari sosial media. Kita tak perlu ambil pusing lagi mengenai apa yang orang-orang tulis di sosial media.
5.   Dapat mulai melakukan berbagai kebiasaan baik
Jika biasanya hampir setiap saat kita asyik memainkan gadget bahkan hingga lupa waktu dan menggunakannya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,maka dengan adanya pengurangan intensitas untuk bermain gadget kita bisa membiasakan diri melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat. Misal membiasakan diri untuk membaca buku atau membaca majalah. Namun ingat yang dimaksud membaca disini adalah membaca dalam bentuk hardcopy. Meskipun sudah banyak layanan berita secara imline maupun membaca buku secara online namun jika secara online otomatis kita akan membuka gadget kemudian tergoda untuk membuka akun sosial media atau bermain game.

Itulah tadi sekelumit mengenai hal-hal yang dapat kita rasakan ketika kita tidak bergantung pada gadget. Memang,gadget membawa dampak yang baik karenanya kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat tetapi yang perlu diingat adalah intensitas penggunaan gadget harus terkontrol. Gunakan gadget untuk hal-hal yang dirasa membawa manfaat saja dan batasi waktu penggunaannya. Ketergantungan terhadap sesuatu membuat kita tidak produktif,mandiri dan tidak percaya akan kemampuan diri sendiri. Jauhkan gadget dan mulailah mengeksplorasi diri kalian...